Jumat, 28 Agustus 2009

Klasifikasi Simulasi

Dalam tiga dimensi:

Model Simulasi Statik vs. Dinamik Model statik: representasi sistem pada waktu tertentu. Waktu tidak berperan di sini.
Contoh: model Monte Carlo.

Model dinamik: merepresentasikan sistem dalam perubahannya terhadap waktu.
Contoh: sistem conveyor di pabrik.

Model Simulasi Deterministik vs. Stokastik Model deterministik: tidak memiliki komponen probabilistik (random).

Model stokastik: memiliki komponen input random, dan menghasilkan output yang random pula.

Model Simulasi Kontinu vs. Diskrit Model kontinu: status berubah secara kontinu terhadap waktu, mis. gerakan pesawat terbang.

Model diskrit: status berubah secara instan pada titik-titik waktu yang terpisah, mis. jumlah customer di bank.

Model yang akan dipelajari selanjutnya adalah diskrit, dinamik, dan stokastik, dan disebut model simulasi discrete-event.


Simulasi discrete-event: pemodelan sistem dalam perubahannya terhadap waktu di mana variabel-variabel status berubah secara instan pada titik-titik waktu yang terpisah.


KLASIFIKASI MODEL


  • Model Fisik:Data diperoleh dengan pengukuran, contoh: jarak dengan beban dan kecepatan tertentu.
  • Model Matematika:Simbol dan persamaan matematika digunakan untuk menggambarkan sistem.Atribut sistem dipresentasikan oleh variabel.
Pembagian Model Matematika

  1. Model dinamis:Sangat dipengaruhi oleh perubahan waktu.
  2. Model statis:Menunjukkan perilaku sistem secara spesifik pada kondisi tertentu saja.

0 komentar:

Poskan Komentar